SPMB Gelombang II Tahun Akademik 2018/2019

Sabtu, 28 Juli 2018 – STIKes Santa Elisabeth Medan kembali mengadakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Gelombang II (Dua) Tahun 2018, pada Gelombang II ini peserta yang mengikuti sebanyak 104  orang, dengan spesifikasi 21 orang Program Studi D3 Keperawatan, 18 orang Program Studi D3 Kebidanan, 58 orang Program Studi Sarjana Keperawatan dan 7 orang Program Studi Sarjana Terapan TLM.

Dari Proses Seleksi Uji CBT, Wawancara dan Tes Kesehatan didapatkan calon mahasiswa yang lulus sebanyak 81 orang, dengan spesifikasi 18 orang untuk Program Studi D3 Keperawatan, 15 orang untuk Program Studi D3 Kebidanan, 44 orang untuk Program Studi Sarjana Keperawatan dan 4 orang untuk Program Studi Sarjana Terapan TLM.

STIKes Santa Elisabeth Medan masih tetap membuka Pendaftaran selanjutnya sampai dengan 27 Agustus 2018 dan diharapkan jumlah calon mahasiswa untuk Tahun Akademik 2018/2019 dapat terus bertambah.

SPMB Gelombang I Tahun Akademik 2018/2019

 

Medan, 23 Juni 2018. STIKes Santa Elisabeth Medan mengadakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Gelombang I Tahun Akademik 2018/2019. Ujian SPMB pada Gelombang I ini diikuti oleh 95 orang peserta dari 4 Program Studi yang tersedia di STIKes Santa Elisabeth Medan. Ujian dimulai pada pukul 07:30 WIB dengan tahap pertama yaitu Ujian CBT (Computer Based Test), pada Ujian CBT peserta diberikan soal sebanyak 100 soal dengan kategori Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA Umum dan Test Potensi Akademik. Ujian CBT berlangsung 100 menit dan selesai pada pukul 09:45 dan dilanjutkan ke tahap kedua yaitu Wawancara. Tahap wawancara selesai pada pukul 12:00 dilanjutkan dengan break dan istirahat.

Pada pukul 12:30 dimulai Uji Kesehatan dan selesai pada pukul 03:00, Kemudian pada pukul 03:30 dikeluarkan Pengumuman Hasil SPMB Gelombang I Tahun Akademik 2018/2019 yaitu Sebanyak 38 orang Lulus dari Prodi Sarjana Keperawatan, 13 Orang Lulus dari Prodi D3 Kebidanan dan 9 Orang Lulus dari Prodi D3 Keperawatan selebihnya dinyatakan tidak lulus.

Selanjutnya Calon Mahasiswa Baru yang dinyatakan Lulus Gelombang I ini harus melakukan Registrasi Ulang Sampai 30 Juni 2018. Dan akan masuk ke Asrama STIKes Santa Elisabeth Medan pada tanggal 28 Agustus 2018.

Pelatihan Etik Dasar Lanjutan Penelitian – KEPPKN

Pelatihan Etik Dasar Lanjutan Penelitian

STIKes Santa Elisabeth Medan bekerjasama dengan Komisi Etik Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Nasional (KEPPKN) mengadakan “Pelatihan Etik Dasar Lanjutan Penelitian” yang dibawa oleh dr. Triono Soendoro, Ph.D dan Dr. dr. C. S. Whinie Lestari, M, Kes bertempat di Hotel Four Point By Sheraton Medan.

Tgl 11 – 13 Januari 2018, diikuti oleh sekitar 50 orang peserta dari segala profesi baik tenaga kesehatan maupun awam, dr. Triono Soendoro, Ph.D mencoba untuk menggali cara berfikir peserta tentang apa itu Berpikir Etik? yang akan di aplikasikan untuk melalukan penelitian.

Setelah akhir acara pelatihan ini, diharapkan terciptanya Komisi Etik di STIKes Santa Elisabeth Medan yang beranggotakan seluruh peserta yang hadir pada pelatihan ini.

Pembukaan Praktek Klinik Kebidanan II Prodi DIII Kebidanan STIKes Santa Elisabeth Medan

Sabtu, 18 November 2017, Bertempat di Aula RSE Kota Batam, dipimpin oleh Dewan Direksi Rumah Sakit Santa Elisabeth Kota Batam dan Ketua STIKes Santa Elisabeth Medan, Praktek Klinik Kebidanan II resmi dibuka. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi pembekalan kepada mahasiswa Prodi DIII Kebidanan yang akan melaksanakan Praktek Klinik Kebidanan di Rumah Sakit Santa ELisabeth Medan dan sekitarnya.

Praktek Klinik Kebidanan ini dibagi 2 gelombang dalam kurun waktu masing-masing 2 minggu, diharapkan mahasiswa mendapatkan ilmu dan pembekalan yang lebih untuk dapat diterapkan dalam menolong persalinan normal ataupun cesar. Sehingga lulusan STIKes Santa Elisabeth Medan dapat menjadi yang terbaik dan memiliki daya saing yang tinggi di dunia kerja kesehatan.

Perayaan Pesta Pelindung Santa Elisabeth dan Lustrum Ke II STIKes Santa Elisabeth Medan

Perayaan Pesta Pelindung Santa Elisabeth Medan dan Lustrum Ke II

Jumat, 17 November 2017 – STIKes Santa Elisabeth Medan merayakan pesta pelindung santa elisabeth dari hongaria serta puncak kegiatan Lustrum ke II, adapun kegiatan ini diawali oleh perayaan Misa pada pukul 08:00 dan dilanjutkan dengan acara ramah-tamah di Aula STIKes Santa Elisabeth Medan.

Acara ini dihadiri oleh banyak alumni STIKes Santa Elisabeth Medan yang sudah bekerja di beberapa Rumah Sakit di Kota Medan, ada juga dari beberapa daerah yang bekerja di puskesmas.

Acara dimeriahkan oleh hiburan-hiburan yang disuguhkan oleh ALumni-alumni STIKes Santa Elisabeth Medan. Semoga kedepannya alumni STIKes Santa Elisabeth Medan dapat berkembang lebih baik lagi guna mempererat tali persaudaraan diantara alumni.

Kuliah Pakar “How to be Successful Student in 21 Century” by Achara Suksamran

Kuliah Pakar “How to Become Success Student in 21 Century” by: Achara Suksamran

Jumat, 3 Nopember 2017 – STIKes Santa Elisabeth Medan mengadakan Kuliah Pakar dengan topik “How to Become Successful Student in 21 Century” yang dibawakan oleh Achara Suksamran dari Prachomklao of Nursing Institute Thailand. Acara ini diselenggarakan agar seluruh mahasiswa dapat berkreasi dan berinovasi dalam pendidikan sehingga menjadi mahasiswa yang sukses nantinya.

Diikuti oleh 500 lebih mahasiswa dari Prodi DIII Keperawatan, Prodi DIII Kebidanan dan Prodi Ners, Mam Achara Suksamran memberikan materi yang ringan kepada mahasiswa STIKes Santa ELisabeth Medan, agar lebih mudah dimengerti.

Acara ini diadakan sebagai bentuk dari tindak lanjut dari International Conference “Caring In Emergency” yang diselenggarakan oleh STIKes Santa Elisabeth Medan pada tanggal 04 Nopember 2017 di Danau Toba International Hotel medan.

International Conference “Caring In Emergency” 2017

International Conference “Caring In Emergency”

Dalam rangka menyambut Perayaan Lustrum ke II, STIKes Santa Elisabeth Medan mengadakan Seminar Internasional dengan topik “Caring In Emergency”. Seminar ini dihadiri oleh Pembicara-pembicara yang ahli dalam bidang kesehatan, diantaranya: Prof. Kessarawan Nilvarangkul (Thailand), Benjamin Joel L. Breboneria, RN, MAN., DNS (Arab Saudi), Pairin Patsadu, RN., MNS., Ph.D (Thailand), dll seperti yang ada di brosur (atas). Seminar ini ditujukan untuk dosen-dosen dan tenaga kesehatan yang ingin memperkaya ilmu dalam bidang gawat darurat (emergency).

Seminar ini diselenggarakan di Danau Toba International Hotel Medan pada tanggal 04 November 2017. Diharapkan partisipasi dari teman-teman sekalian untuk dapat berkontribusi di Seminar Internasional ini.

Pembukaan Praktek Belajar Lapangan (PBL) STIKes Santa Elisabeth Medan

Pembukaan PBL 2017

Medan, 23 Oktober 2017 – Bertempat di Kantor Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Praktek Belajar Lapangan (PBL) STIKes Santa Elisabeth Medan resmi dibuka oleh Ketua STIKes Santa Elisabeth Medan di dampingin oleh Bapak Drs. David Efrata Tarigan selaku Camat Pancur Batu. Acara itu dihadiri oleh seluruh staf di Kantor Camat Kecamatan Pancur Batu dan Mahasiswa STIKes Santa Elisabeth Medan dari Program Studi DIII Keperawatan, DIII Kebidanan dan Program Studi Ners Tahap Akademik.

Acara dimulai pada pukul 08:00 WIB, dengan kata sambutan dari Bapak Drs. David Efrata Tarigan selaku Camat Pancur Batu yang mengucapkan “Selamat Datang dan Sukses bagi Mahasiswa STIKes Santa Elisabeth Medan dalam melakasanakan Praktek Belajar Lapangan ini”.

Dilanjutkan oleh Ketua STIKes Santa Elisabeth Medan, Mestiana Br. Karo, S. Kep., Ns., M. Kep, yang memberikan semangat kepada mahasiswa STIKes Santa Elisabeth Medan, agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik dalam Praktek Belajar Lapangan ini.

Praktek Belajar Lapangan (PBL) ini diselenggarakan mulai tanggal 23 Oktober 2017 sampai pada tanggal 04 November 2017 dengan tujuan mengetahui bagaimana kondisi masyarakat di desa Kecamatan Pancur Batu dalam hal pengetahuan dan kondisi akan kesehatan mereka.

Penerimaan SK Prodi Baru D4 Teknologi Laboratorium Medik dari Kemenristekdikti dan Kopertis Wil-I

Penerimaan SK Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik, 10 Oktober 2017

Senin, 09 Oktober 2017 – STIKes Santa Elisabeth Medan mendapat kabar gembira dari Kopertis Wil – I bahwa SK Ijin Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik telah terbit dan akan diberikan di Kopertis I pada hari Selasa, 10 Oktober 2017.

Maka pada hari Selasa, 10 Oktober 2017 tepat pada pukul 12.00 WIB, STIKes Santa Elisabeth Medan didampingi Koordinator Kopertis Wil – I dan Perwakilan dari Kemeristekdikti menerima SK Ijin Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik.

Disela-sela pertemuan Koordinator Kopertis Wil – I berpesan “Harap dijaga dan dikembangkan menjadi lebih baik lagi”. STIKes Santa Elisabeth Medan mengucapkan banyak terima kasih kepada Kopertis Wil – I yang sudah memfasilitasi pertemuan ini dan kepada Kemenristekdikti yang telah mempercayai STIKes Santa Elisabeth Medan untuk membuka Program Studi baru yaitu D4 Teknologi Laboratorium Medik.

Pengabdian Kepada Masyarakat : “Bakti Sosial – Pengobatan Gratis” di Berastagi

Bakti Sosial “Pengobatan Gratis” di Berastagi, 8 Oktober 2017

Minggu, 08 Oktober 2017 – STIKes Santa Elisabeth Medan bertolak ke berastagi untuk melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bentuk “Bakti Sosial – Pengobatan Gratis” di Paroki Santo Fransiskus dari Assisi di Berastagi, sebelum melakukan kegiatan, para personil dari STIKes Santa Elisabeth Medan mengikuti ibadah ekaristi terlebih dahulu yang dimulai pada jam 09.00 WIB.

Dengan bantuan Mahasiswa dari tingkat II dan III dari Program Studi DIII Keperawatan, Program Studi DIII Kebidanan dan Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, beberapa tenaga pengajar serta 2 orang Dokter dari Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan pengobatan gratis ini pun dibuka dimulai jam 10.30. Seluruh lapisan masyarakat yang merupakan umat Paroki Santo Fransiskus dari Assisi di Berastagi pun antusias untuk mengikuti kegiatan ini.

Pengobatan ini dimulai dari pendaftaran, kemudian check tekanan darah, beralih ke dokter umum untuk berkonsultasi, apabila diperlukan akan diperiksa gula darah, asam urat serta penyakit dalam dari masing-masing pasien. Kebanyakan dari pasien mengeluhkan pening, badan terasa pegal-pegal, sesak napas, dan sering lemas.

Sebanyak 252 pasien pun selesai diperiksa dan diobati secara gratis pada hari itu. Kegiatan ini berhasil dilaksanakan karena bantuan dari segenap personil yang terlibat.